Inspirasi, Ramadhan 1438H, Tak Berkategori

Menikmati Selat Sunda di atas KMP Batumandi

Serunya mudik ke Sumatera via darat adalah saat melewati moment dimana semua pemudik menyebrangi selat sunda menggunakan kapal penumpang, selama kurang lebih dua jam. Kalau perjalanan sebelumnya, saya naik kapal di waktu malam. Nah, perjalanan kali ini beruntung sekali nyebrangnya di waktu matahari tepat di atas kepala.  Bagi yang belum pernah naik kapal, penumpang yang… Continue reading Menikmati Selat Sunda di atas KMP Batumandi

Ramadhan 1438H, Tak Berkategori

Mudik ke Sumatera jalur darat? Kuy!

Asiiikk… Alhamdulillah tahun ini bisa mudik. Setelah beberapa tahun survive di rantau dan gak mudik :"D. Baca: Ayah Mengapa Aku Tak Boleh Pulang? Awalnya sempat bimbang mau pilih via udara atau darat. Namun, setelah diskusi dan mempertimbangkan beberapa hal, akhirnya diputuskan mudik via darat. “Ke Sumatera?” “Ke Padang naik bus?” “Berapa lama? Kan jauh” “Ga pegel… Continue reading Mudik ke Sumatera jalur darat? Kuy!

Ramadhan 1438H, Random Thought, Tak Berkategori

Menabunglah di langit

Menabunglah di langit. Tak ada tempat penyimpanan bekal terbaik selain dilangit, karena di dunia sebanyak apapun jumlahnya, serahasia apapun menyembunyikannya, sekuat apapun melindunginya. Apa yang engkau tabungkan, pada akhirnya akan engkau tinggalkan. INGATLAH Kita hidup tidak sekali, yang sekali itu mati, kemudian kita akan dihidupkan kembali dengan tidak membawa apapun dari kehidupan ini, kecuali bekal… Continue reading Menabunglah di langit

Cerpen, Ramadhan 1438H, Random Thought, Tak Berkategori

Rinjani, tak ada bukit penyesalan bagiku

Kamu itu seperti gunung Rinjani, Aku akan memulai perjalanan menelusuri jalur mu yang landai, berliku, curam, terjalnya bebukitan disekitar mu seperti bukit penyesalan, hmm... Ada semangat yang membara dipundakku, saat ku angkat ransel dan ku langkahkan kaki ku. Entah, belum terbayangkan oleh ku jenis hewan dan tumbuhan apa yang ku temui nanti. Ular berbisa, babi… Continue reading Rinjani, tak ada bukit penyesalan bagiku

Cerpen, Ramadhan 1438H, Seru-seru, Tak Berkategori

Menjadi pendamping mu dengan setulus hati

Malam sebelum kita bertemu, aku bermunajat pada Nya, meminta agar bisa membuat mu tersenyum, meminta pada Nya semoga kau betah berlama-lama bersama ku, meminta Nya supaya aku diberi kesabaran dan ketabahan saat mendampingi mu. Menjadi pendampingmu adalah suatu kebanggaan, kebahagiaan, dan kehormatan. Kau begitu dimuliakan oleh banyak orang. Dan Allah menitipkan mu pada ku. Itu… Continue reading Menjadi pendamping mu dengan setulus hati

Cerpen, Ramadhan 1438H, Tak Berkategori

Kiriman Rendang dari Emak

Siang tadi, kantor masih sibuk dengan aktifitasnya. Jam pulang kerja masih 1 jam lagi. “Mba Mila..” Tiba-tiba suara OB memanggil. “Ada paket.” Kuraba-raba siapa kira-kira yang mengirimkanku paket. Perasaan aku sudah mengurangi bahkan berhenti belanja online bulan ini. Ulang tahun pun masih lama. Tanpa pikir panjang, langsung beranjak dari meja kerja menuju tukang pos yang… Continue reading Kiriman Rendang dari Emak

Cerpen, Ramadhan 1438H, Tak Berkategori

Rumah ke-dua

Kadang kita harus saling berjauhan, agar ada ada jeda saling merindukan. "Kakaaaak, jangan balik sekarang yaa. Besok aja." Siang tadi, gadis kecil kelas 5 SD itu merengek, menahan kakanya yang sedang packing bersiap balik ke Jakarta. "Besok kaka kan kerja dek." Jawabku tersenyum sambil mengusap kepalanya. Wajahnya memelas membuat ku luluh. Ba'da Asar nanti ada… Continue reading Rumah ke-dua